+62878 8550 2260 | ppid.baznastangsel@gmail.com
PPID BAZNAS TANGSEL

Selamat Datang di PPID BAZNAS Tangsel

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi yang transparan, akuntabel, dan melayani.

TERBUKA & MELAYANI

Transparansi Informasi Untuk Masyarakat

Akses informasi publik BAZNAS Kota Tangerang Selatan kini lebih mudah, cepat, dan transparan sesuai amanat UU No. 14 Tahun 2008.

Cepat
Gratis
Terpercaya
Data Terproteksi
PPID

"Keterbukaan informasi publik adalah kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. PPID BAZNAS Tangsel hadir untuk memfasilitasi hak masyarakat dalam mengakses informasi publik dengan standar pelayanan yang profesional."

PPID

BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Logo

Laporan Statistik

Ringkasan permohonan informasi yang kami layani secara transparan.

1 Total
1 Selesai
0 Proses
1 Pemohon

1

Total Permohonan

1

Diterima/Selesai

0

Dalam Proses

1

Jumlah Pemohon

Berita Terbaru

Lihat Semua

Berita & Artikel

Lihat Semua Berita
Perkuat Sinergi Pengelolaan DAM dan Infak Haji, BAZNAS Kota Tangerang Selatan Bersama Stakeholder Sepakati Langkah Syar'i dan Amanah
BERITA 31 Juli 2026
Perkuat Sinergi Pengelolaan DAM dan Infak Haji, BAZNAS Kota Tangerang Selatan Bersama Stakeholder Sepakati Langkah Syar'i dan Amanah

TANGERANG SELATAN – BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pengelolaan DAM dan Infak Haji pada Jumat, 31 Juli 2026, di Rawabuntu, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata kelola DAM dan infak haji yang syar'i, amanah, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat. Rapat koordinasi dihadiri oleh perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Kota Tangerang Selatan, Bagian Kesra Setda Kota Tangerang Selatan, MUI Kota Tangerang Selatan, Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Kota Tangerang Selatan, jajaran Pimpinan, serta Dewan Pengawas BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Pertemuan ini menjadi ruang diskusi sekaligus penyamaan persepsi mengenai mekanisme pengelolaan DAM Haji sesuai syariat Islam dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Melalui pembahasan yang konstruktif, forum menghasilkan kesepakatan bahwa pelaksanaan DAM Haji dapat dilakukan melalui dua alternatif. Pertama, pelaksanaan DAM di Arab Saudi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kedua, pelaksanaan DAM di Indonesia melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan dengan tetap memenuhi ketentuan syariah serta regulasi yang berlaku. Kesepakatan tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi para jemaah sekaligus memastikan manfaat DAM dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Selain membahas DAM Haji, rapat juga mendorong penguatan kolaborasi dalam optimalisasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan DAM Haji sebagai instrumen pemberdayaan umat. Sinergi yang dibangun diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penghimpunan dan pendistribusian dana sosial keagamaan sehingga dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang Selatan. Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyampaikan bahwa kolaborasi seluruh pihak merupakan kunci dalam menghadirkan tata kelola dana keagamaan yang profesional dan terpercaya. "Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin membangun kesepahaman bersama bahwa pengelolaan DAM dan infak haji harus dilaksanakan secara syar'i, amanah, transparan, dan akuntabel. Dengan sinergi antara pemerintah, ulama, lembaga pendamping haji, dan BAZNAS, insya Allah manfaat DAM Haji maupun dana ZIS dapat semakin optimal dalam meningkatkan kesejahteraan umat," ujar Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menghadirkan tata kelola zakat, infak, sedekah, dan DAM Haji yang profesional, akuntabel, serta memberikan kebermanfaatan yang berkelanjutan bagi masyarakat. Sinergi yang terbangun diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kesejahteraan umat melalui pengelolaan dana sosial keagamaan yang semakin optimal.

BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan
BERITA 28 Juli 2026
BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Tangerang Selatan – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kelurahan Keranggan pada Selasa (28/7/2026). Penyaluran ini merupakan bentuk respons cepat terhadap dampak musim kemarau panjang yang menyebabkan berkurangnya ketersediaan air bersih bagi warga. Dalam aksi kemanusiaan tersebut, Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan, Ade Sumanta, turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan proses distribusi berjalan dengan baik dan bantuan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 222 kepala keluarga (KK) menerima manfaat dari penyaluran air bersih dengan kapasitas 8.000 liter yang didistribusikan ke 4 titik setiap harinya. Komandan BTB Kota Tangerang Selatan, Ade Sumanta, mengatakan bahwa kehadiran BTB di lokasi merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana. "Kekeringan bukan hanya tentang berkurangnya pasokan air, tetapi juga menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, BTB bersama BPBD hadir untuk memastikan warga tetap mendapatkan akses air bersih. Kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi selama kondisi ini masih berlangsung agar bantuan dapat tersalurkan secara optimal," ujarnya. Sinergi antara BTB dan BPBD Kota Tangerang Selatan menjadi langkah nyata dalam memperkuat penanganan bencana di wilayah. Koordinasi yang baik diharapkan mampu mempercepat proses penanganan sekaligus meminimalkan dampak yang dirasakan masyarakat akibat kekeringan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap kondisi kekeringan yang melanda segera berakhir sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Melalui kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak, diharapkan setiap masyarakat yang terdampak dapat terus memperoleh bantuan yang dibutuhkan hingga situasi kembali membaik.

Setelah Tiga Hari Pencarian Korban Tenggelam di Kali Cisadane Berhasil Ditemukan Berkat Sinergi Tim Gabungan
BERITA 27 Juli 2026
Setelah Tiga Hari Pencarian Korban Tenggelam di Kali Cisadane Berhasil Ditemukan Berkat Sinergi Tim Gabungan

Alhamdulillah, proses pencarian terhadap seorang anak berusia 13 tahun yang dilaporkan hanyut di aliran Kali Cisadane telah membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan pada Senin pagi, 27 Juli 2026, setelah dilakukan upaya pencarian selama tiga hari oleh tim gabungan yang terdiri dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan bersama BPBD dan unsur terkait lainnya. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 25 Juli 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu berada bersama beberapa temannya untuk bermain di sekitar lokasi dan kemudian melakukan aktivitas di aliran sungai hingga akhirnya terbawa arus. Sejak menerima laporan, tim gabungan segera melakukan koordinasi dan upaya pencarian secara intensif dengan tetap mengutamakan keselamatan personel serta memperhatikan kondisi di lapangan. Proses pencarian dilakukan dengan penuh kesungguhan melalui penyisiran di beberapa titik aliran sungai. Berkat sinergi, kerja sama, dan ikhtiar bersama, korban akhirnya berhasil ditemukan oleh tim gabungan pada Senin pagi. Penemuan tersebut menjadi akhir dari rangkaian pencarian yang selama beberapa hari terus dilakukan oleh para petugas dan relawan di lapangan. Selain mendukung proses pencarian, BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan juga menyalurkan bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat memberikan penguatan serta menjadi wujud nyata semangat saling peduli di tengah masyarakat. "Setiap proses pencarian adalah bentuk ikhtiar kemanusiaan yang dilakukan dengan penuh kepedulian, kehati-hatian, dan harapan terbaik bagi keluarga yang menanti. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini." Ujar Supriadi, Kepala Bidang 1 BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian, mulai dari BPBD, relawan, hingga masyarakat yang turut membantu dan memberikan dukungan. Semangat kolaborasi dan kemanusiaan yang terjalin menjadi pengingat bahwa kebersamaan memiliki peran penting dalam menghadapi setiap peristiwa yang terjadi di tengah masyarakat.

Membangun Kampung Yang Siap Siaga Agar Keselamatan Menjadi Tanggung Jawab Bersama
BERITA 26 Juli 2026
Membangun Kampung Yang Siap Siaga Agar Keselamatan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Keselamatan masyarakat saat menghadapi bencana tidak hanya bergantung pada kecepatan tim penyelamat, tetapi juga pada kesiapsiagaan warga di lingkungan tempat tinggalnya. Berangkat dari semangat tersebut, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan terus memperkuat edukasi kebencanaan melalui Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) yang dilaksanakan di Pondok Payung Mas, Kelurahan Cipayung, pada Minggu, 26 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat. Puluhan peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK, Ketua RT, Ketua RW, Karang Taruna, hingga tokoh masyarakat mengikuti rangkaian materi yang disampaikan secara interaktif. Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai kajian risiko bencana, peran dan sistem penanggulangan bencana di tingkat masyarakat, serta penyusunan peta jalur evakuasi sebagai pedoman ketika terjadi keadaan darurat. Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan dari BPBD Kota Tangerang Selatan yang turut memberikan pemaparan materi mengenai kesiapsiagaan dan langkah-langkah yang harus dilakukan masyarakat sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi. Program KATANA tidak hanya memberikan teori, tetapi juga membentuk kelompok kerja masyarakat yang nantinya menjadi motor penggerak kesiapsiagaan di lingkungan Kelurahan Cipayung. Kelompok kerja tersebut diharapkan mampu mengedukasi warga lainnya, melakukan upaya pencegahan risiko, memberikan pertolongan pertama, membantu proses penanganan awal, hingga mengoordinasikan evakuasi mandiri apabila sewaktu-waktu terjadi bencana. "Bencana memang tidak dapat kita hindari, tetapi dampaknya dapat kita kurangi apabila masyarakat memiliki pengetahuan, kesiapsiagaan, dan mampu bertindak dengan cepat serta tepat." Ade Sumanta, Komandan BTB Kota Tangerang Selatan Melalui pembentukan kelompok kerja ini, masyarakat didorong untuk tidak hanya menjadi objek penerima bantuan ketika bencana terjadi, tetapi juga menjadi subjek yang mampu melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya. Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) merupakan salah satu program nasional BAZNAS RI yang dilaksanakan secara bertahap di berbagai daerah di Indonesia. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya membangun ketangguhan masyarakat berbasis komunitas melalui edukasi, pelatihan, dan penguatan kapasitas warga dalam menghadapi berbagai potensi bencana. BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan memulai implementasi program ini secara bertahap dengan harapan semakin banyak wilayah yang memiliki masyarakat tangguh, siap siaga, dan mampu melakukan penanganan awal secara mandiri sebelum bantuan lanjutan tiba. "Ketangguhan sebuah daerah tidak hanya diukur dari kuatnya infrastruktur, tetapi juga dari kesiapan masyarakatnya dalam menghadapi setiap kemungkinan. Karena penyelamat pertama saat bencana terjadi adalah warga yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian." Ujar Aceng, BPBD Kota Tangerang Selatan Melalui sinergi antara BAZNAS Tanggap Bencana, BPBD Kota Tangerang Selatan, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan budaya sadar bencana dapat terus tumbuh sehingga masyarakat semakin siap menghadapi berbagai risiko yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Sebab, membangun kesiapsiagaan hari ini adalah investasi keselamatan untuk masa depan.

Alur Permohonan

Prosedur pengajuan informasi publik yang transparan dan terukur.

1
Isi Formulir

Lengkapi formulir permohonan informasi secara online.

2
Verifikasi

Petugas memverifikasi kelengkapan dokumen.

3
Pencarian

PPID mencari dan mengumpulkan informasi.

4
Penyediaan

Informasi dikirimkan kepada pemohon.

1
Isi Formulir

Lengkapi formulir permohonan informasi secara online.

2
Verifikasi

Petugas memverifikasi kelengkapan dokumen.

3
Pencarian

PPID mencari dan mengumpulkan informasi.

4
Penyediaan

Informasi dikirimkan kepada pemohon.

Sudah siap mengajukan permohonan informasi?

Mulai Ajukan Sekarang

Video BAZNAS

Dokumentasi kegiatan dan informasi publik dalam format video.

Pantun Zakat
ZAKAT PROFESI
Program BAZNAS Tangsel

Butuh bantuan lebih lanjut?

Tim kami siap membantu Anda mendapatkan informasi yang Anda butuhkan dengan ramah dan responsif.

Aksesibilitas
Logo
PPID BAZNAS
Tangsel