+62878 8550 2260 | ppid.baznastangsel@gmail.com
PPID BAZNAS TANGSEL

Selamat Datang di PPID BAZNAS Tangsel

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi yang transparan, akuntabel, dan melayani.

TERBUKA & MELAYANI

Transparansi Informasi Untuk Masyarakat

Akses informasi publik BAZNAS Kota Tangerang Selatan kini lebih mudah, cepat, dan transparan sesuai amanat UU No. 14 Tahun 2008.

Cepat
Gratis
Terpercaya
Data Terproteksi
PPID

"Keterbukaan informasi publik adalah kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. PPID BAZNAS Tangsel hadir untuk memfasilitasi hak masyarakat dalam mengakses informasi publik dengan standar pelayanan yang profesional."

PPID

BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Logo

Laporan Statistik

Ringkasan permohonan informasi yang kami layani secara transparan.

2 Total
2 Selesai
0 Proses
2 Pemohon

2

Total Permohonan

2

Diterima/Selesai

0

Dalam Proses

2

Jumlah Pemohon

Berita Terbaru

Lihat Semua

Berita & Artikel

Lihat Semua Berita
Targetkan Penghimpunan ZIS Rp 23,5 Miliar Pada 2027, BAZNAS Kota Tangerang Selatan Perkuat Perencanaan dan Kepercayaan Muzaki
BERITA 26 Oktober 2026
Targetkan Penghimpunan ZIS Rp 23,5 Miliar Pada 2027, BAZNAS Kota Tangerang Selatan Perkuat Perencanaan dan Kepercayaan Muzaki

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) se-Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Perencanaan Tahun 2026 dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perencanaan Tahun 2027 pada 21–23 Oktober 2026 di Hotel Le Semar, Kota Serang. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian program sekaligus memperkuat perencanaan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar semakin terarah, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan BAZNAS kabupaten/kota se-Provinsi Banten, termasuk BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Peserta terdiri atas Wakil Ketua III, kepala bagian, serta staf yang membidangi perencanaan, keuangan, dan pelaporan. Hadir pula jajaran pimpinan BAZNAS Provinsi Banten yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Banten, Prof. Dr. Wawan Wahyudin. Agenda utama kegiatan meliputi evaluasi pelaksanaan program dan pengelolaan keuangan tahun 2026 serta bimbingan teknis penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2027. Melalui kegiatan ini, setiap BAZNAS kabupaten/kota diharapkan mampu menyusun perencanaan yang lebih terukur, selaras dengan target kelembagaan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pengelolaan dan pendayagunaan dana ZIS. Bagi BAZNAS Kota Tangerang Selatan, penyusunan perencanaan tahun 2027 menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan program dan meningkatkan penghimpunan dana ZIS. Pada tahun tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan menetapkan target penghimpunan sebesar Rp23,5 miliar. Target ini menjadi dorongan untuk memperkuat strategi penghimpunan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat dan para muzaki terhadap pengelolaan zakat yang profesional dan transparan. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kota Tangerang Selatan mengirimkan delegasi dari bidang perencanaan dan pelaporan keuangan yang dipimpin oleh Wakil Ketua III, Tarjuni. Ia menyampaikan bahwa kegiatan evaluasi dan perencanaan tahunan seperti ini akan semakin efektif apabila didukung oleh sistem digital yang terintegrasi. “Harapan kami, kegiatan rutin tahunan ini bisa difasilitasi oleh BAZNAS Pusat dengan aplikasi yang terintegrasi dan mudah pengendaliannya. Sehingga proses perencanaan, pelaporan, dan monitoring bisa lebih efektif dan efisien antar daerah,” ujar Tarjuni. Menurut Tarjuni, penerapan aplikasi terintegrasi dapat membantu meningkatkan keselarasan data antara BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota. Dengan dukungan sistem yang terhubung, proses pemantauan dan pelaporan diharapkan dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan transparan. Partisipasi BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam kegiatan ini menjadi langkah untuk memperkuat kualitas perencanaan dan tata kelola kelembagaan. Melalui evaluasi yang berkelanjutan serta penyusunan RKAT yang matang, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan dana ZIS agar semakin amanah, profesional, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

BAZNAS Kota Tangerang Selatan Terima Kunjungan Kerja BAZNAS Kabupaten Berau Untuk Perkuat Penghimpunan ZIS dan CSR
BERITA 19 Oktober 2026
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Terima Kunjungan Kerja BAZNAS Kabupaten Berau Untuk Perkuat Penghimpunan ZIS dan CSR

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang Selatan menerima kunjungan kerja BAZNAS Kabupaten Berau pada Senin, 19 Oktober 2026. Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kapasitas penghimpunan zakat, infak, sedekah (ZIS), serta dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui pertukaran wawasan dan pengalaman dalam pengelolaan zakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kabupaten Berau untuk mempelajari strategi pengumpulan dana ZIS dan CSR yang diterapkan BAZNAS Kota Tangerang Selatan, termasuk pengembangan program, inovasi penghimpunan, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umat. Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kabupaten Berau berkesempatan untuk menggali pengalaman dan praktik pengelolaan zakat yang telah dijalankan BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Pembahasan mencakup upaya memperluas jangkauan penghimpunan, membangun kepercayaan masyarakat dan mitra, serta mengoptimalkan potensi zakat agar dapat dikelola secara efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para mustahik. Ketua BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Mohamad Subhan, menyambut baik kunjungan kerja tersebut sebagai kesempatan untuk memperkuat kolaborasi dan berbagi pengalaman antarlembaga pengelola zakat. Menurutnya, pertukaran pengetahuan menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong inovasi dan meningkatkan kualitas tata kelola zakat agar semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Bagi kami, kunjungan seperti ini menjadi ruang untuk saling belajar dan berbagi pengalaman. Setiap BAZNAS memiliki potensi dan tantangan yang berbeda, sehingga melalui pertukaran wawasan, kita dapat menemukan strategi yang sesuai untuk mengoptimalkan penghimpunan ZIS dan CSR. Harapannya, pengelolaan dana yang terhimpun tidak hanya semakin optimal, tetapi juga mampu menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Mohamad Subhan. Selain strategi penghimpunan, pelaksanaan program dan event pemberdayaan masyarakat juga menjadi salah satu aspek penting dalam kunjungan kerja ini. Program yang dirancang secara tepat diharapkan mampu menghubungkan potensi dana ZIS dengan kebutuhan masyarakat, baik melalui bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, maupun dakwah dan advokasi. Optimalisasi penghimpunan dan pengelolaan dana ZIS serta CSR perlu didukung oleh inovasi program, tata kelola yang profesional, dan sinergi dengan berbagai pihak. Dengan demikian, dana yang dipercayakan masyarakat dapat disalurkan secara tepat sasaran sekaligus mendorong kemandirian para penerima manfaat. BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap kunjungan kerja ini dapat menjadi awal dari hubungan kerja sama yang berkelanjutan antara kedua lembaga. Pertukaran pengalaman yang terjalin diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi penghimpunan dan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di masing-masing daerah. Melalui sinergi dan kolaborasi antarlembaga zakat, BAZNAS terus berupaya memperkuat pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan berdampak, sehingga potensi ZIS dan CSR dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kesejahteraan umat.

BAZNAS Kota Tangerang Selatan Salurkan Donasi Rp100 Juta untuk Bantu Penyintas Bencana di NTT
BERITA 16 Oktober 2026
BAZNAS Kota Tangerang Selatan Salurkan Donasi Rp100 Juta untuk Bantu Penyintas Bencana di NTT

JAKARTA – BAZNAS Kota Tangerang Selatan menyerahkan donasi kebencanaan sebesar Rp100 juta untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) kepada BAZNAS RI pada Kamis, 15 Oktober 2026. Penyerahan dilakukan di lokasi penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 dan diterima oleh Rizaludin Kurniawan selaku Pimpinan BAZNAS RI. Donasi ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen BAZNAS Kota Tangerang Selatan dalam mendukung upaya penanganan bencana serta membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak. Penyaluran melalui BAZNAS RI diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menghimpun dan menyalurkan bantuan kemanusiaan secara tepat sasaran. Rizaludin Kurniawan mengapresiasi konsistensi BAZNAS Kota Tangerang Selatan yang rutin memberikan dukungan donasi kebencanaan melalui BAZNAS RI. Menurutnya, kontribusi tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan. “BAZNAS Kota Tangerang Selatan termasuk salah satu BAZNAS daerah yang rutin menyerahkan donasi kebencanaan melalui BAZNAS RI. Selain menyalurkan bantuan melalui BAZNAS RI, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga bergerak secara mandiri dengan mengirimkan tim BAZNAS Tanggap Bencana untuk turun langsung ke lokasi bencana. Kami mengapresiasi komitmen ini karena sinergi antara dukungan donasi dan aksi langsung di lapangan sangat berarti bagi masyarakat terdampak,” ujar Rizaludin Kurniawan. Selain menyalurkan bantuan melalui BAZNAS RI, BAZNAS Kota Tangerang Selatan juga aktif melakukan aksi kemanusiaan melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang terjun langsung ke wilayah terdampak. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan bantuan yang tidak hanya berupa dukungan dana, tetapi juga aksi nyata sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan. Melalui donasi sebesar Rp100 juta ini, BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana di NTT. Kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak diharapkan terus menguat agar semakin banyak masyarakat yang terbantu dalam proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

Rakornas BAZNAS RI 2026 Perkuat Konsolidasi Zakat Yang Produktif Dan Berdampak Bagi Kesejahteraan Umat
BERITA 16 Oktober 2026
Rakornas BAZNAS RI 2026 Perkuat Konsolidasi Zakat Yang Produktif Dan Berdampak Bagi Kesejahteraan Umat

JAKARTA — Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI Tahun 2026 yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi dan menyatukan arah kebijakan pengelolaan zakat nasional. Mengusung tema “Konsolidasi Zakat Indonesia yang Produktif dan Berdampak”, kegiatan ini mempertemukan jajaran pimpinan BAZNAS RI, BAZNAS provinsi, serta BAZNAS kabupaten/kota untuk membahas strategi pengembangan zakat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Berbagai arahan kementerian, pemaparan pimpinan BAZNAS RI, serta pembahasan komisi menyoroti sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kepercayaan publik, optimalisasi penghimpunan dan penyaluran zakat, hingga transformasi digital dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta dunia usaha. Dalam pembahasan bidang penghimpunan, disampaikan target penghimpunan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) nasional tahun 2027 sebesar Rp70 triliun. Pencapaian target tersebut memerlukan penguatan profesionalisme amil, perluasan jaringan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), pemetaan potensi muzaki, serta peningkatan kualitas pelayanan untuk membangun kepercayaan dan partisipasi masyarakat. Sementara itu, bidang pendistribusian dan pendayagunaan menetapkan target penyaluran ZIS-DSKL tahun 2027 sebesar Rp48,44 triliun, dengan target kontribusi terhadap pengentasan kemiskinan sebanyak 601.913 jiwa. Pembahasan turut menekankan pentingnya penyaluran yang tepat sasaran, berbasis asesmen kebutuhan, serta pengembangan program pemberdayaan yang disertai pelatihan, pendampingan, akses pasar, dan evaluasi berkelanjutan. Rakornas juga menyoroti penguatan tata kelola, pengawasan, keamanan informasi, serta pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SiMBA) untuk mendukung pelayanan yang lebih efektif dan akuntabel. Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah, perusahaan, lembaga pendidikan, dan fasilitas kesehatan dinilai penting untuk memperluas jangkauan program serta meningkatkan dampak pemberdayaan masyarakat. Salah satu pesan penting dalam Rakornas ini adalah bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak cukup diukur dari besarnya dana yang dihimpun dan disalurkan. Lebih dari itu, zakat harus mampu menghadirkan perubahan nyata melalui peningkatan kesejahteraan, penguatan ekonomi keluarga, dan kemandirian mustahik. Melalui konsolidasi ini, seluruh jajaran BAZNAS diharapkan dapat menerjemahkan hasil pembahasan menjadi program kerja yang konkret sesuai potensi dan kebutuhan masing-masing daerah. Dengan tata kelola yang profesional, kolaborasi yang kuat, serta program yang berkelanjutan, zakat diharapkan semakin berperan sebagai instrumen pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan menuju kesejahteraan umat.

Alur Permohonan

Prosedur pengajuan informasi publik yang transparan dan terukur.

1
Isi Formulir

Lengkapi formulir permohonan informasi secara online.

2
Verifikasi

Petugas memverifikasi kelengkapan dokumen.

3
Pencarian

PPID mencari dan mengumpulkan informasi.

4
Penyediaan

Informasi dikirimkan kepada pemohon.

1
Isi Formulir

Lengkapi formulir permohonan informasi secara online.

2
Verifikasi

Petugas memverifikasi kelengkapan dokumen.

3
Pencarian

PPID mencari dan mengumpulkan informasi.

4
Penyediaan

Informasi dikirimkan kepada pemohon.

Sudah siap mengajukan permohonan informasi?

Mulai Ajukan Sekarang

Video BAZNAS

Dokumentasi kegiatan dan informasi publik dalam format video.

Pantun Zakat
ZAKAT PROFESI
Program BAZNAS Tangsel

Butuh bantuan lebih lanjut?

Tim kami siap membantu Anda mendapatkan informasi yang Anda butuhkan dengan ramah dan responsif.

Aksesibilitas
Logo
PPID BAZNAS
Tangsel