+62878 8550 2260 | ppid.baznastangsel@gmail.com
PPID BAZNAS TANGSEL

Selamat Datang di PPID BAZNAS Tangsel

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi yang transparan, akuntabel, dan melayani.

TERBUKA & MELAYANI

Transparansi Informasi Untuk Masyarakat

Akses informasi publik BAZNAS Kota Tangerang Selatan kini lebih mudah, cepat, dan transparan sesuai amanat UU No. 14 Tahun 2008.

Cepat
Gratis
Terpercaya
Data Terproteksi
PPID

"Keterbukaan informasi publik adalah kunci utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. PPID BAZNAS Tangsel hadir untuk memfasilitasi hak masyarakat dalam mengakses informasi publik dengan standar pelayanan yang profesional."

PPID

BAZNAS Kota Tangerang Selatan

Logo

Laporan Statistik

Ringkasan permohonan informasi yang kami layani secara transparan.

1 Total
1 Selesai
0 Proses
1 Pemohon

1

Total Permohonan

1

Diterima/Selesai

0

Dalam Proses

1

Jumlah Pemohon

Berita Terbaru

Lihat Semua

Berita & Artikel

Lihat Semua Berita
BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan
BERITA 28 Juli 2026
BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan Salurkan Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Kelurahan Keranggan

Tangerang Selatan – BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Kelurahan Keranggan pada Selasa (28/7/2026). Penyaluran ini merupakan bentuk respons cepat terhadap dampak musim kemarau panjang yang menyebabkan berkurangnya ketersediaan air bersih bagi warga. Dalam aksi kemanusiaan tersebut, Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan, Ade Sumanta, turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan proses distribusi berjalan dengan baik dan bantuan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 222 kepala keluarga (KK) menerima manfaat dari penyaluran air bersih dengan kapasitas 8.000 liter yang didistribusikan ke 4 titik setiap harinya. Komandan BTB Kota Tangerang Selatan, Ade Sumanta, mengatakan bahwa kehadiran BTB di lokasi merupakan wujud komitmen BAZNAS dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana. "Kekeringan bukan hanya tentang berkurangnya pasokan air, tetapi juga menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, BTB bersama BPBD hadir untuk memastikan warga tetap mendapatkan akses air bersih. Kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi selama kondisi ini masih berlangsung agar bantuan dapat tersalurkan secara optimal," ujarnya. Sinergi antara BTB dan BPBD Kota Tangerang Selatan menjadi langkah nyata dalam memperkuat penanganan bencana di wilayah. Koordinasi yang baik diharapkan mampu mempercepat proses penanganan sekaligus meminimalkan dampak yang dirasakan masyarakat akibat kekeringan. BAZNAS Kota Tangerang Selatan berharap kondisi kekeringan yang melanda segera berakhir sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. Melalui kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak, diharapkan setiap masyarakat yang terdampak dapat terus memperoleh bantuan yang dibutuhkan hingga situasi kembali membaik.

Setelah Tiga Hari Pencarian Korban Tenggelam di Kali Cisadane Berhasil Ditemukan Berkat Sinergi Tim Gabungan
BERITA 27 Juli 2026
Setelah Tiga Hari Pencarian Korban Tenggelam di Kali Cisadane Berhasil Ditemukan Berkat Sinergi Tim Gabungan

Alhamdulillah, proses pencarian terhadap seorang anak berusia 13 tahun yang dilaporkan hanyut di aliran Kali Cisadane telah membuahkan hasil. Korban berhasil ditemukan pada Senin pagi, 27 Juli 2026, setelah dilakukan upaya pencarian selama tiga hari oleh tim gabungan yang terdiri dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan bersama BPBD dan unsur terkait lainnya. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 25 Juli 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu berada bersama beberapa temannya untuk bermain di sekitar lokasi dan kemudian melakukan aktivitas di aliran sungai hingga akhirnya terbawa arus. Sejak menerima laporan, tim gabungan segera melakukan koordinasi dan upaya pencarian secara intensif dengan tetap mengutamakan keselamatan personel serta memperhatikan kondisi di lapangan. Proses pencarian dilakukan dengan penuh kesungguhan melalui penyisiran di beberapa titik aliran sungai. Berkat sinergi, kerja sama, dan ikhtiar bersama, korban akhirnya berhasil ditemukan oleh tim gabungan pada Senin pagi. Penemuan tersebut menjadi akhir dari rangkaian pencarian yang selama beberapa hari terus dilakukan oleh para petugas dan relawan di lapangan. Selain mendukung proses pencarian, BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan juga menyalurkan bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril. Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat memberikan penguatan serta menjadi wujud nyata semangat saling peduli di tengah masyarakat. "Setiap proses pencarian adalah bentuk ikhtiar kemanusiaan yang dilakukan dengan penuh kepedulian, kehati-hatian, dan harapan terbaik bagi keluarga yang menanti. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini." Ujar Supriadi, Kepala Bidang 1 BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian, mulai dari BPBD, relawan, hingga masyarakat yang turut membantu dan memberikan dukungan. Semangat kolaborasi dan kemanusiaan yang terjalin menjadi pengingat bahwa kebersamaan memiliki peran penting dalam menghadapi setiap peristiwa yang terjadi di tengah masyarakat.

Membangun Kampung Yang Siap Siaga Agar Keselamatan Menjadi Tanggung Jawab Bersama
BERITA 26 Juli 2026
Membangun Kampung Yang Siap Siaga Agar Keselamatan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Keselamatan masyarakat saat menghadapi bencana tidak hanya bergantung pada kecepatan tim penyelamat, tetapi juga pada kesiapsiagaan warga di lingkungan tempat tinggalnya. Berangkat dari semangat tersebut, BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kota Tangerang Selatan terus memperkuat edukasi kebencanaan melalui Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) yang dilaksanakan di Pondok Payung Mas, Kelurahan Cipayung, pada Minggu, 26 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat. Puluhan peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK, Ketua RT, Ketua RW, Karang Taruna, hingga tokoh masyarakat mengikuti rangkaian materi yang disampaikan secara interaktif. Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai kajian risiko bencana, peran dan sistem penanggulangan bencana di tingkat masyarakat, serta penyusunan peta jalur evakuasi sebagai pedoman ketika terjadi keadaan darurat. Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan dari BPBD Kota Tangerang Selatan yang turut memberikan pemaparan materi mengenai kesiapsiagaan dan langkah-langkah yang harus dilakukan masyarakat sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi. Program KATANA tidak hanya memberikan teori, tetapi juga membentuk kelompok kerja masyarakat yang nantinya menjadi motor penggerak kesiapsiagaan di lingkungan Kelurahan Cipayung. Kelompok kerja tersebut diharapkan mampu mengedukasi warga lainnya, melakukan upaya pencegahan risiko, memberikan pertolongan pertama, membantu proses penanganan awal, hingga mengoordinasikan evakuasi mandiri apabila sewaktu-waktu terjadi bencana. "Bencana memang tidak dapat kita hindari, tetapi dampaknya dapat kita kurangi apabila masyarakat memiliki pengetahuan, kesiapsiagaan, dan mampu bertindak dengan cepat serta tepat." Ade Sumanta, Komandan BTB Kota Tangerang Selatan Melalui pembentukan kelompok kerja ini, masyarakat didorong untuk tidak hanya menjadi objek penerima bantuan ketika bencana terjadi, tetapi juga menjadi subjek yang mampu melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya. Program Kampung Tanggap Bencana (KATANA) merupakan salah satu program nasional BAZNAS RI yang dilaksanakan secara bertahap di berbagai daerah di Indonesia. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya membangun ketangguhan masyarakat berbasis komunitas melalui edukasi, pelatihan, dan penguatan kapasitas warga dalam menghadapi berbagai potensi bencana. BAZNAS Tanggap Bencana Kota Tangerang Selatan memulai implementasi program ini secara bertahap dengan harapan semakin banyak wilayah yang memiliki masyarakat tangguh, siap siaga, dan mampu melakukan penanganan awal secara mandiri sebelum bantuan lanjutan tiba. "Ketangguhan sebuah daerah tidak hanya diukur dari kuatnya infrastruktur, tetapi juga dari kesiapan masyarakatnya dalam menghadapi setiap kemungkinan. Karena penyelamat pertama saat bencana terjadi adalah warga yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian." Ujar Aceng, BPBD Kota Tangerang Selatan Melalui sinergi antara BAZNAS Tanggap Bencana, BPBD Kota Tangerang Selatan, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan budaya sadar bencana dapat terus tumbuh sehingga masyarakat semakin siap menghadapi berbagai risiko yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Sebab, membangun kesiapsiagaan hari ini adalah investasi keselamatan untuk masa depan.

Alat Bantu Dengar untuk Adik Aqilah Menjadi Bukti Zakat Menghadirkan Manfaat Nyata
BERITA 20 Juli 2026
Alat Bantu Dengar untuk Adik Aqilah Menjadi Bukti Zakat Menghadirkan Manfaat Nyata

Senyum bahagia terpancar dari wajah Adik Aqilah, balita berusia empat tahun yang kini memiliki kesempatan untuk mendengar dunia lebih jelas melalui bantuan alat bantu dengar dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Bantuan tersebut diserahkan melalui Program Tangsel Mendengar dan didampingi oleh Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung proses tumbuh kembang Aqilah, terutama dalam kemampuan mendengar, berbicara, dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya. Aqilah merupakan putri semata wayang pasangan Bapak Samsul dan Ibu Linda. Di balik kebahagiaan yang terlihat, keluarga kecil ini menjalani kehidupan dengan penuh perjuangan. Bapak Samsul bekerja sebagai kuli bangunan panggilan, sehingga penghasilannya tidak menentu dan bergantung pada ada atau tidaknya pekerjaan. Sementara itu, Ibu Linda bekerja sebagai pengemudi ojek online untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah keterbatasan tersebut, keduanya saling berbagi peran dalam mengurus rumah tangga dan memberikan perhatian terbaik bagi putri mereka. Selama ini, kondisi pendengaran Aqilah menjadi perhatian utama keluarga. Keterbatasan ekonomi membuat kebutuhan alat bantu dengar belum dapat dipenuhi secara mandiri. Kehadiran bantuan dari BAZNAS Kota Tangerang Selatan menjadi angin segar yang membawa harapan baru agar Aqilah dapat mengenal lebih banyak suara, berinteraksi dengan lebih baik, serta memiliki kesempatan belajar dan berkembang seperti anak-anak seusianya. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga Aqilah bisa mendengar lebih jelas, lebih semangat belajar, dan tumbuh menjadi anak yang sehat serta membanggakan. Terima kasih kepada BAZNAS Kota Tangerang Selatan dan seluruh muzaki yang telah membantu keluarga kami," ujar Bapak Samsul. Kepala Bidang Pendistribusian BAZNAS Kota Tangerang Selatan, Noor Syaibani, menyampaikan bahwa bantuan alat bantu dengar merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam menghadirkan layanan kesehatan yang tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. "Kami berharap bantuan ini menjadi awal yang baik bagi tumbuh kembang Aqilah. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkomunikasi, dan meraih masa depan yang lebih baik. Terima kasih kepada seluruh muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kota Tangerang Selatan. Amanah yang dititipkan ini akan terus kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan," ungkap Noor Syaibani. Melalui Program Tangsel Mendengar, BAZNAS Kota Tangerang Selatan terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Bantuan ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga membuka harapan baru bagi masa depan penerima manfaat.

Alur Permohonan

Prosedur pengajuan informasi publik yang transparan dan terukur.

1
Isi Formulir

Lengkapi formulir permohonan informasi secara online.

2
Verifikasi

Petugas memverifikasi kelengkapan dokumen.

3
Pencarian

PPID mencari dan mengumpulkan informasi.

4
Penyediaan

Informasi dikirimkan kepada pemohon.

1
Isi Formulir

Lengkapi formulir permohonan informasi secara online.

2
Verifikasi

Petugas memverifikasi kelengkapan dokumen.

3
Pencarian

PPID mencari dan mengumpulkan informasi.

4
Penyediaan

Informasi dikirimkan kepada pemohon.

Sudah siap mengajukan permohonan informasi?

Mulai Ajukan Sekarang

Video BAZNAS

Dokumentasi kegiatan dan informasi publik dalam format video.

Pantun Zakat
ZAKAT PROFESI
Program BAZNAS Tangsel

Butuh bantuan lebih lanjut?

Tim kami siap membantu Anda mendapatkan informasi yang Anda butuhkan dengan ramah dan responsif.

Aksesibilitas
Logo
PPID BAZNAS
Tangsel